Cara Menyusui Bayi

Jika anda belum pernah menyusui bayi sebelumnya, anda mungkin perlu membaca artikel berikut ini. Saat ia terlahir ke dunia adalah momen terindah bagi anda dan keluarga. Saat menyusui untuk pertama kalinya, rangkullah dia secara lembut dan letakkan di dekat payudara anda. Segera setelah bayi anda menyentuh payudara, produksi susu akan meningkat. Bayi biasanya sangat tertarik meminum susu di jam-jam awal kelahirannya. Biarkan bayi bersentuhan dengan tubuh anda hingga proses menyusui selesai. Ini agar ia tetap hangat, tidak stress, dan mempercepat pemulihan kondisi setelah dilahirkan.

Bagaimana cara menyusui bayi?

  • Pertama-tama perhatikan tingkah laku bayi anda apakah ia menunjukkan tanda-tanda lapar atau tidak. Bayi yang lapar akan bergerak-gerak, menjilati bibir, atau meletakkan tangan ke dalam mulut mereka. Sedangkan menangis biasanya terjadi belakangan.
  • Anda bisa duduk atau berbaring saat akan menyusui. Jika ingin menyusui sambil berbaring, jangan lupa memberikan sandaran pada kepala agar anda merasa nyaman.
  • Rilekskan kedua bahu anda dan perlahan-lahan dekatkan bayi dengan puting susu anda.
  • Posisikan bayi anda sedekat mungkin dengan anda. Biarkan perutnya bersentuhan dengan perut anda, hidungnya dengan puting susu anda, dan dagunya dengan payudara anda. Pegang juga lehernya secara perlahan agar bibirnya tidak terlepas dari puting susu anda.
  • Anda juga bisa membantu bayi meminum susu. Caranya, letakkan tangan kiri anda pada payudara seperti gerakan menggenggam dengan jempol di bagian atas. Kemudian perlahan-lahan pencet payudara dan arahkan susu yang keluar ke wajah bayi anda. Dengan begini, mereka akan belajar merasakan dan mencium bau susu untuk pertama kalinya.
  • Bantu agar bayi anda membuka mulut lebar-lebar saat mengisap susu. Jika mulutnya masih agak tertutup, anda bisa sedikit membukanya dengan tangan anda.
  • Saat lidah bayi bersentuhan dengan puting susu, bibirnya akan secara otomatis menutupi bagian areola payudara hingga membentuk posisi “terkunci”. Anda bisa merasakan bayi anda mengisap puting susu dengan lembut, kemudian perlahan berubah menjadi lebih kuat dan berirama. Biasanya mereka mengisap satu atau dua kali saja kemudian menelannya. Setelah itu berhenti sejenak, mengisap kembali kemudian menelannya.
  • Jika bayi anda berhenti mengisap payudara anda, coba dekatkan kembali mulutnya. Jika masih tidak mau, anda bisa menawarkan payudara yang satunya lagi.
  • Jika ingin menghentkan proses menyusui, silakan pegang puting susu anda dengan 2 jari tangan dan secara perlahan jauhkan dari bibirnya.
Ada berbagai posisi menyusui bayi, namun sebaiknya pilih yang anda dan bayi anda nyaman melakukannya. Sedangkan untuk jenis susu, bayi yang baru lahir sangat membutuhkan colostrum. Colostrum adalah cairan yang mengandung banyak protein, vitamin, dan faktor imun di dalamnya. Cairan ini penting agar mereka bisa tumbuh sehat dan kuat.
Perut bayi yang baru lahir belum mampu menampung susu dalam jumlah banyak. Oleh sebab itu mereka perlu minum sesering mungkin. Di hari pertama, mereka biasanya hanya memerlukan 5-7 ml susu. Kemudian di hari ketiga meningkat menjadi 22-27 ml, dan di hari ke sepuluh bertambah menjadi 60-81 ml. Semakin sering anda menyusui, semakin banyak pula produksi susu yang dihasilkan. Satu hal penting yang perlu anda lakukan saat menyusui bayi baru lahir adalah memperhatikan wajahnya, bukan melihat jam. Tidak ada aturan khusus tentang kapan waktu yang tepat untuk memberi makan bayi. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, anda harus memperhatikan tingkah laku mereka secara seksama. Jika memang sudah menunjukkan tanda-tanda lapar, silakan susui, jangan menunda-nunda lagi.