Selasa, 18 Desember 2012

Mengapa Bayi Menangis Ketika Dilahirkan?

Tidak seperti kita yang hidup dengan diliputi udara, selama berada di dalam kandungan, janin hidup dalam lingkungan yang dipenuhi oleh cairan. Untuk memenuhi kebutuhannya akan nutrisi dan oksigen, terdapat saluran yang enghubungkan sistem peredaran darah janin dengan sistem peredaran darah ibu melalui tali pusar. Dan ketika bayi baru dilahirkan, saluran ini tiba-tiba menjadi tertutup, dan untuk mendapatkan pasokan oksigen, mau tidak mau bayi harus mengaktifkan sistem pernapasannya sendiri. Usahanya untuk memulai pernapasan inilah yang menyebabkan mengapa bayi menangis ketika dilahirkan.


Bayi Baru Lahir Menangis

Pernapasan pertama terjadi akibat adanya rangsangan mekanik pada saat dada bayi tertekan selama melewati jalan lahir. Selain itu, rangsangan kimiawi ketika tubuh bayi tiba-tiba kekurangan pasokan udara bagi proses metabolismenya akan mendorong bayi untuk bernapas. Perbedaan mencolok antara suhu dalam rahim dan suhu di luar pun tutut memberi andil dalam memaksa bayi untuk bernapas. Napas pertama dari udara ini sendiri akan terasa cukup menyakitkan dan karenanya menyebabkan tangisan pada bayi. Namun, menangis ini justru baik bagi sang bayi, karena menangis merupakan cara paling efisien untuk segera memompa paru-paru untuk mendapatkan udara.


Ketika baru lahir, bayi belum memiliki organ yang sempurna. Fisik dan beberapa organ bayi masih butuh beradaptasi dengan lingkungan luar yang baru dia kenal. Perubahan lingkungan pertama yang bayi hadapi saat lahir adalah perbedaan temperatur di dalam rahim ibu yang lebih hangat dengan lingkungan luar yang jauh lebih dingin. Selain itu, bayi juga terbiasa hidup dalam kegelapan, saat dilahirkan terjadi perubahan dimana bayi tiba-tiba mendapati keadaan dengan intensitas cahaya yang sangat tinggi. Semua perubahan ini tidak serta merta langsung dapat diterima oleh bayi. Oleh karena itu, bayi akan merespon perubahan yang dia rasakan ini dengan cara menangis.

Menangis saat lahir sangat penting bagi bayi, karena bayi yang menangis saat lahir menandakan bayi tersebut sudah dapat bernapas. Bagi para dokter kandungan atau bidan yang bertugas membantu kelahiran bayi, tangisan bayi saat dilahirkan merupakan petunjuk penting bahwa paru-paru bayi sudah mampu bekerja dengan baik, karena menangis mengharuskan udara keluar masuk melalui paru-paru. Hal ini juga lah yang menjadi salah satu alasan mengapa para dokter atau bidan berusaha keras membuat bayi yang tidak menangis saat dilahirkan agar bisa segera menangis. Dimana biasanya mereka akan memberikan tepukan pelan di bagian belakang tubuh bayi yang berguna untuk mendorong bayi agar melakukan pernapasan.

Selain membantu bayi dalam pernapasan menggunakan paru-paru, menangis saat dilahirkan juga diketahui dapat membantu aktivitas dari anggota tubuh bayi itu sendiri. Karena saat menangis secara otomatis bayi tersebut akan bergerak. Jadi sudah sewajarnya jika bayi yang baru dilahirkan akan menangis. Karena jika bayi tidak menangis, berarti ada yang salah dengan kondisi bayi tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

tolong komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada

 
Created By HolisgokiLz CORPORATION | CONSULTAN IT dan HACKER INTELEKTUAL | Tehnik Informatika 2009