Cahaya adalah inti dari fotografi. Tanpa cahaya tidak akan ada fotografi. Istilah fotografi berasal dari bahasa Yunani kuno "photos" dan "graph" yang berarti melukis dengan cahaya.
Untuk memahami cahaya, fotografer harus sepenuhnya memahami kualitas
dan karakter cahaya. Fotografer harus mengontrol cahaya untuk bisa
menghasilkan gambar yang indah. Pemahaman akan hal ini akan meningkatkan
pengetahuan, keterampilan dan keahlian dalam fotografi.Untuk mengatur pencahayaan, pertama-tama kita harus memperhatikan kondisi cahaya yang ada. Sering kali kita terlalu asyik dengan isi dan framing pada foto kita, sehingga lupa terhadap jatuhnya cahaya pada subjek dan latar belakang. Terkadang kita memperhatikan cahaya hanya sekedar untuk mendapatkan cahaya yang cukup terang atau eksposure yang pas. Padahal untuk menghasilkan gambar yang baik, pengaturan terhadap jatuhnya cahaya pada subjek sangat penting untuk diperhatikan.
Ketika cahaya jatuh pada subjek, cahaya akan menciptakan berbagai range cahaya. Jatuhnya cahaya pada subjek ini dapat kita kategorikan menjadi 3 kelompok, yaitu highlights, midtones, dan shadows. Masing-masing dijelaskan pada tingkatan cahaya seperti seberapa terang cahaya, seberapa gelap cahaya, dan penyebaran cahaya dalam sebuah frame foto. Hal ini tentu sangat bergantung dari posisi subjek terhadap sumber cahaya.
Jenis cahaya dapat dibagi menjadi 4 kategori utama, yaitu:
- Daylight
- Tungsten
- Fluorescent
- Firelight
Daylight
Cahaya dayliht merupakan campuran antara sinar matahari dengan pantulan awan. Sinar matahari sebagai unsur dominan bersifat hangat dan menciptakan highlights dan shadows. Sedangkan pantulan awan membuat cahaya menjadi lebih dingin dan jatuhnya lebih lembut.
Tungsten
Tungsten berasal dari lampu rumah yang bersifat hangat. Tungsten akan menghasilkan cahaya yang sangat hangat bila White Balance pada kamera diset pada Daylight, sehingga menghasilkan nuansa kekuningan. Untuk itu pastikan bahwa anda sudah menyesuaikan setting WB, atau anda bisa mengambil gambar dalam format RAW sehingga anda bisa mengatur WB pada postproduksi menggunakan software editing.
Fluorescent
Cahaya ini berasal dari lampu neon dan kurang pas jika dijadikan sebagai sumber cahaya utama karena mengakibatkan underexposure. Untuk mengatasinya kita perlu menyesuaikan setting pada kamera.
Firelight
Firelight adalah cahaya yang berasal dari api dan mempunyai intensitas cahaya yang rendah. Pengambilan dengan exposure yang cukup dapat menghasilkan nuansa yang berberda dengan mood yang kaya akan warna merah
Cahaya dayliht merupakan campuran antara sinar matahari dengan pantulan awan. Sinar matahari sebagai unsur dominan bersifat hangat dan menciptakan highlights dan shadows. Sedangkan pantulan awan membuat cahaya menjadi lebih dingin dan jatuhnya lebih lembut.
Tungsten
Tungsten berasal dari lampu rumah yang bersifat hangat. Tungsten akan menghasilkan cahaya yang sangat hangat bila White Balance pada kamera diset pada Daylight, sehingga menghasilkan nuansa kekuningan. Untuk itu pastikan bahwa anda sudah menyesuaikan setting WB, atau anda bisa mengambil gambar dalam format RAW sehingga anda bisa mengatur WB pada postproduksi menggunakan software editing.
Fluorescent
Cahaya ini berasal dari lampu neon dan kurang pas jika dijadikan sebagai sumber cahaya utama karena mengakibatkan underexposure. Untuk mengatasinya kita perlu menyesuaikan setting pada kamera.
Firelight
Firelight adalah cahaya yang berasal dari api dan mempunyai intensitas cahaya yang rendah. Pengambilan dengan exposure yang cukup dapat menghasilkan nuansa yang berberda dengan mood yang kaya akan warna merah



20.28
Unknown
Posted in: 


0 komentar:
Posting Komentar
tolong komentarnya berhubungan dengan artikel yang ada